Kriminalitas Tengerang

Si Pembanting Motor Berubah Status Jadi Tersangka

publicanews - berita politik & hukumPolres Tangerang Selatan menunjukkan Adi Saputra dalam rilis Jumat (8/2) siang. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Tangerang - Aksi pembanting motor Adi Saputra berujung penjara. Motor yang ia rontokkan kemarin pagi itu ternyata bodong. Plat yang terpasang palsu dan tidak ada kelengkapan surat kendaraan.

Adi yang kemarin viral mengenakan kaus putih, siang ini ia harus mengenakan kaus orange sebagai tahanan Polres Tangerang Selatan.

Kapolres Tangsel AKBP Ferdi Irawan mengatakan, polisi telah melakukan pengecekan pelat nomor B-6395-GLW ternyata tidak terdaftar.

"Faktanya ada unsur (Pasal) 480 sehingga jadi tersangka," kata Ferdi dalam rilis tersangka di Mapolres Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/3).

Yang dimaksud Ferdi adalah Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana penadahan barang hasil kejahatan. Adi bisa diancam menghuni penjara selama empat tahun.

Hasil penelusuran polisi, plat nomor motor itu seharusnya terpasang di motor Yamaha Mio, bukan Honda Scoopy yang dibantingnya.

Dalam rilis sore ini, Adi menyampaikan maaf karena telah melakukan perbuatan tak terpuji. Dengan tangan diborgol, pria 21 tahun itu menyatakan menyesal sambil berlinang air mata.

Adi diketahui mengamuk ketika ia diadang polisi untuk ditilang lantaran melawan arus dan tidak mengenakan helm. Pria asal Kotabumi, Lampung, itu juga tidak bisa menunjukkan STNK dan SIM.

Menolak ditilang, Adi kemudian membanting motornya, menimpuk dengan batu, memreteli motor roda duanya itu. Peristiwa terjadi Jalan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, kemarin pagi. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top