Kriminalitas Semarang

Ribuan Personel Polisi Buru Pelaku Pembakar Mobil

publicanews - berita politik & hukumKapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono. (Foto: tribratanews.com)
PUBLICANEWS, Semarang - Ribuan personel kepolisian dikerahkan memburu pelaku pdembakaran mobil dan motor di wilayah Jawa Tengah.

"Ada sekitar 1.200 lebih untuk perkuatan," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono dalam konferensi pers di rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar di Semarang, Kamis (7/2) malam.

Dua per tiga dari total pasukan Polda dikerahkan dengan wilayah prioritasnya beraddi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal. Rinciannya di wilayah Semarang terdapat 750 personel, Kendal 320 personel, dan Grobogan.

"Backup Polri bergabung dengan personil Polda dan Polres. Tim bekeja keras dan maksimal, semoga pelaku cepat tertangkap," ujarnya.

Patroli diatur dengan jadwal waktu selama lima jam, dari pukul 24.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sebelumnya patroli dilakukan pada siang hari, kini diprioritaskan malam hingga dini hari.

"Kalau mau lihat kegiatan anggota, lihat di titik perbatasan. Babinsa dan babinkantibmas juga memberi pendampingan ke warga agar tidak meninggalkan ronda sebelum jam 5 pagi," Condro menambahkan.

Condro berharap segera mungkin pelakunya bisa ditangkap. "Razia dan patroli, kami ingin (pelaku) tertangkap tangan," ia menegaskan.

Polisi juga menunggu hasil dari olah tempat kejadian perkara. Dari titik itu, polisi akan menelusuri petunjuk yang ada.

Kekuatan pengamanan juga dibantu pihak TNI yang di tempatkan di setiap kelurahan atau desa. "Jumlah Babinsa ditambah agar masyarakat semakin tenang dan menghindari aksi serupa," kata Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi di tempat yang sama.

Berdasarkan data kepolisian, teror pembakaran kendaraan sudah terjadi di empat daerah dengan 27 kejadian. Rinciannya yaitu 17 kasus di Kota Semarang, 8 kasus di Kendal, 1 kasus di Ungaran, dan 1 kasus di Grobogan.

Dari rangkaian kejadian pembakaran, metode yang dilakukan hampir sama, yaitu menggunakan minyak tanah atau bensin. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Dellapuspita @Della08 Februari 2019 | 11:02:34

    tangkap pelaku nya,kasih hukuman yang bikin semua nya jera.

Back to Top