Pembunuhan

Eks Kasat Polrestabes Medan Divonis Rawat ke RS Jiwa

publicanews - berita politik & hukumTerdakwa Kompol Fahrizal menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan. (Foto: sumutpos.com)
PUBLICANEWS, Medan - Terdakwa Kompol Fahrizal divonis menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) M Ildrem, Medan. Vonis tersebut diberikan hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/2).

Ketua Majelis Hakim Richard Silalahi menyatakan terdakwa Fahrizal SIK terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dalam dakwaan Pasal 338 KUHP. Namun, mantan Kasat Reskrim Polresta Medan dan Wakapolres Lombok Tengah tersebut tidak dapat dipidana.

"Dua, memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari dari rumah tahanan untuk dirawat di rumah sakit jiwa," ujar Richard membacakan vonisnya.

Putusan tersebut sama dengan isi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randy Tambunan. Penasihat hukum Julisman juga sependapat dengan hakim karena sudah sesuai dengan Pasal 44 KUHP.

Pasal itu berbunyi: "Tiada dapat dipidana barang siapa mengerjakan suatu perbuatan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kepadanya, sebab kurang sempurna akalnya atau sakit berubah akal".

"Sejak awal eksepsi kami mengajukan bahwa terdakwa ini melakukan tindak pidana itu tidak sadar karena mengalami penyakit, juga terganggu jiwanya," kata Julisman.

Fahrizal terbukti membunuh adik iparnya, Jumingan (33), pada 4 April 2018 malam. Ia menembak Jumingan sebanyak enam 6 kali. Setelah membunuh, ia menyerahkan diri ke Polrestabes Medan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top