Prostitusi Artis

Diperiksa Polisi dan Tangan Terborgol, Vanessa Tersandung Pintu: 'Aduh!'

publicanews - berita politik & hukumVanessa Angel menyembunyikan tangannya yang terborgol di balik kaus tahanan saat keluar dari Rutan Polda Jatim menuju ruang pemeriksaan, Kamis (7/2). (Foto: tribratanews.com)
PUBLICANEWS, Surabaya - Pertama kalinya artis Vanessa Angel mengenakan kaus tahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online. Ia muncul saat hendak menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim.

Didampingi pengacaranya Milano dan dua petugas, Vanessa berjalan dari ruang tahanan ke ruang Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus yang berjarak 100 meter. Artis 27 tahun itu tampak menyembunyikan tangannya yang terborgol.

Tak ada lagi kesan glamor, Vanessa hanya selop warna cokelat dan mengenakan masker menerobos wartawan yang mengambil gambar. Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus AKBP Harissandi enggan menyampaikan materi pemeriksaan.

"Perkembangan kasus prostitusi online akan disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan," kata Harissandi kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kamis (7/2).

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, pemeriksaan Vanessa sekadar pemeriksaan lanjutan. "Melanjutkan pemeriksaan," ujar Frans kepada Publicanews.

Sempat terjadi insiden lucu ketika selop yang dikenakan Vanessa terinjak wartawan. Bintang FTV itu mengaduh. "Haduh!" kata Vanessa, kesal.

Hanya beberapa langkah, selopnya kembali terlepas karena tersandung pintu masuk ruang pemeriksaan. "Aduh!" Vanessa berteriak lagi.

Di Polda Jatim, Vanessa berbagi kamar sel dengan para tahanan perempuan lainnya, salah satunya mucikari Tentri Andri.

"Tahanan perempuan di Polda Jatim hanya dua ruangan," ujar seorang petugas tahanan yang enggan disebut namanya.

Polisi menemukan bukti-bukti hasil rekam jejak digital dari para mucikari yang menetapkan Vanessa Angel menjadi tersangka. Ia dijerat pasal 27 ayat 1 UU ITE, sekaligus polisi mengeluarkan Surat Perintah Penahanan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top