Kriminalitas Medan

Otak Pengeroyok Anggota Ormas IPK Masih Buron

publicanews - berita politik & hukumPolrestabes Medan saat menggelar rilis kasus pengeroyokan Jarismen Saragih (21), Sabtu (2/2). (Foto: dok Polrestabes Medan)
PUBLICANEWS, Medan - Polisi belum berhasil menangkap otak pengeroyokan anggota ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) dengan korban Jarismen Saragih (21), di Jalan Cemara, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, Sabtu (2/2).

Pelaku berinisial Z masih buron. Keempat rekan lainnya berhasil dibekuk petugas. Empat pelaku adalah Dicky Pranoto alias Black (39), Danu Indra alias Komeng (20), Riki Sugiarto (25) dan Muhammad Padli (23).

"Keempatnya terlibat penganiayaan yang menewaskan korban (Jarismen)," kata Kapolrestabes Medan Dadang Hartanto kepada wartawan, Selasa (5/2).

Dadang memperingatkan agar pelaku segera menyerahkan diri, sebelum polisi bertindak lebih jauh. "Kami mengimbau agar para pelaku bersikap kooperatif, berani bertanggung jawab," Dadang menuturkan.

Dadang menduga, para pelaku yang didalangi Z ini sudah jauh-jauh hari merencanakan pertemuan dengan korban. Orang yang mengatur tindakan kekerasan itu diduga Z.

Diketahui Jarismen Saragih, tewas dikeroyok anak buah Z di kawasan Jalan Cemara, Percut Sei Tuan, Sabtu (2/2) petang. Ketika itu, korban baru saja pulang dari pelantikan pengurus IPK Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Perjuangan di Lapangan Gajah Mada, Jalan Krakatau, Medan.

Ia pulang menggunakan angkot. Tiba-tiba dalam perjalanan angkotnya dihadang kawanan pemuda. Anggota IPK Labuhan Deli ini pun dianiaya hingga tewas. Bagian tubuh korban ditemukan luka akibat tembakan airgun dan panah.

Empat pelaku dikenakan Pasal 340 sub 338 dan atau Pasal 170 ayat 2 KUHP. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top