Polisi Usut Pengunggah Video Penggeledahan Rumah Adik Wagub Sumut

publicanews - berita politik & hukumKapolda Sumut Irjen Agus Andrianto (Foto: kabarsumut.com)
PUBLICANEWS, Medan - Polisi mengusut beredarnya video penggeledahan rumah Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM) Musa Idi Shah alias MIS alias Dodi di Kompleks Cemara Asri, Deli Serdang, Rabu (30/1) pekan lalu. Adik Wagub Musa Rajekshah itu diduga terlibat dalam alih fungsi hutan.

"Kami tengah memburu pelaku pembuat dan penyebar video dugaan intimidasi kepada anggota polisi yang berjaga saat penggeledahan," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto di Medan, Minggu (3/2).

Polisi menduga video tersebut direkam oleh kerabat Dody. Dalam video itu disebut bahwa penetapan tersangka Dodi dinilai politis lantaran tak mau mengikuti instruksi untuk memilih calon presiden nomor urut 01.

Agus menjelaskan, di video itu ada dua anggotanya yang merasa terintimidasi. "Pelaku yang memviralkan video itu akan kami mintai pertanggungjawaban," ujarnya.

Ia membantah isu yang berkembang bahwa tersangka dikriminalisasi. Agus memastikan status tersangka terhadap Dodi sama sekali tidak ada unsur politis.

"Kriminalisasi itu, misalnya rekan-rekan tidak punya masalah kemudian diciptakan masalah itu baru kriminalisasi. Saya minta Dodi mematuhi proses hukum yang berlaku," ia menegaskan.

Polisi Bantah Geledah Rumah Adik Wagub Sumut karena Tak Pilih 01

Agus juga membantah pernah bertemu dengan Dodi. Namun ia tidak menampik ada beberapa kali Dody maupun keluarganya minta waktu untuk ketemu.

"Ada keluarganya juga yang ingin ketemu, tidak saya tanggapi. Ini murni perbuatan melawan hukum," katanya.

Saat ini Polda Sumut terus melakukan pendalaman. Agus mengatakan Dodi adalah tersangka dalam kasus pengalihan hutan lindung menjadi perkebunan kelapa sawit. Dodi lewat perusahaannya telah mengubah hutan lindung menjadi lahan sawit selama sekitar 28 tahun. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top