Rumbai

Guru Jadi Tersangka Tenggelamnya Murid SD di Parit Belanda

publicanews - berita politik & hukumWarga menolong murid SDN 166 Pekanbaru Jul Leo (11) yang tenggelam di Parit Belanda saat mengikuti kegiatan pramuka, di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, Jumat (25/1). (Foto: goriau.com)
PUBLICANEWS, Pekanbaru - Guru SDN 166 Pekanbaru Abu Nazar menjadi tersangka atas tewasnya murid Jul Leo (11) yang tenggelam di Parit Belanda. Saat itu Jul sedang mengikuti kegiatan pramuka di bawah jembatan Siak IV, Kecamatan Rumbai, Riau, Jumat (25/1) pekan lalu.

Polisi menduga guru olahraga itu lalai dalam mengawasi kegiatan ekstrakulikuker. "Kita tetapkan tersangka karena kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia," kata Kapolsek Rumbai AKP Ardinal Effendi di kantornya, Rabu (30/1).

Guru Nazar seharusnya ditahan, namun polisi memberinya penangguhan karena beritikad baik dengan berdamai kepada keluarga korban. Namun proses hukum tetap berjalan.

Ardinal menjelaskan, ada beberapa persyaratan dalam pemberian penangguhan penahanan. "Harus ada yang menjamin, tersangka tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatannya, dan menghilangkan barang bukti," ujarnya.

Kegiatan pramuka diikuti 51 murid. Sebelum kejadian, Nazar memberi kesempatan peserta beristirahat sejenak. Beberapa siswa, termasuk Jul, izin berenang di Parit Belanda yang merupakan anak Sungai Siak.

Nazar sempat melarang, namun tak dihiraukan para murid, mereka tetap bermain di anak sungai yang arusnya deras. Setelah kembali berkumpul, ternyata kurang satu siswa, yakni Jul.

"Korban hilang saat mandi. Gurunya langsung melompat untuk mencari muridnya yang tenggelam, namun tak ditemukan," Ardinal menuturkan.

Nazar kemudian minta tolong kepada warga sekitar mencari korban. Dua jam pencarian, akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Ezaramadhan @Ezza30 Januari 2019 | 15:55:08

    gini nihh akibat ga mau dengerin kata guru

Back to Top