Belum Bayar SPP, Siswi SD di Depok Dipaksa Push Up 100 Kali

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Depok - GNS, siswi SD di salah satu SD di kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, dihukum push up 100 kali gara-gara belum bayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Akibat kejadian itu, GNS enggan sekolah lagi.

"Saya takut, takut disuruh push up lagi," kata GNS polos, saat ditemui di rumahnya, di Kampung Sidamukti, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok, Senin (28/1). 

Menurut GNS, ia pernah dihukum serupa karena terlambat bayar SPP. Saat itu ia dihukum 10 kali push up. Tapi hukuman kali ini, katanya, membuatnya sakit di perut dan ia merasa trauma untuk kembali ke sekolah tersebut. 

GNS menceritakan, saat belajar, ia dipanggil kakak kelas untuk menemui kepala sekolah. Ia pun bergegas ke ruang kepala sekolah. Tak diduga ternyata ia harus menjalani hukuman push up

"Yang nyuruh kepala sekolah. Gara-gara belum dapat kartu ujian, belum bayaran," katanya.

Akibat trauma hukuman itu, GNS sudah terhitung 10 hari ini tidak masuk sekolah. Pihak keluarga berencana memindahkan GNS ke sekolah lain. GNS mengaku sangat malu atas kejadian tersebut.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari pihak sekolah. (feh) 

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. SatriaMgnd @Satria01 Februari 2019 | 13:30:08

    Sungguh sangat tega sekali!!

Back to Top