Kriminalitas Bengkulu

Ditolak Rujuk, Alasan Mantan Suami Bunuh Istri dan Dua Anaknya

publicanews - berita politik & hukumJamhari Muslim (33), suami pembunuh mantan istri dan dua anaknya, yang ditangkap Polres Bengkulu Selatan, Senin (14/1). (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Bengkulu - Pelaku pembunuhan satu keluarga di Bengkulu berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Bengkulu Selatan pada Senin (14/1) pukul 04.30 WIB. Pelaku Jamhari Muslim (33) ketika itu keluar dari salah satu penginapan di Kota Manna.

Jamhari tidak lain adalah mantan suami korban Hasnatul Laili alias Lili (35). Ia hendak melarikan diri ke Krui, Provinsi Lampung.

Di hadapan penyidik, Jamhari mengaku membunuh lantaran sakit hati ajakannya untuk rujuk ditolak oleh korban.

"Tidak mau dia diajak rujuk, kesal saya, saya pukul pake balok," ujar Jamhari di Mapolres Bengkulu Selatan, Senin (14/1).

Ia mengaku sudah merencanakan pembunuhan ini. Namun saat menjalankan aksi sadis tersebut, anak pertamanya memergoki ia tengah menghabisi Lili sehingga Jamhari juga turut menghabisi kedua anak korban, yang tak lain anak kandungnya sendiri.

"Sudah rencana dari rumah mau saya habisi, tapi anaknya lihat saya, saya pukul juga anaknya kemudian dicekik pake kabel," ujarnya.

Pembunuh Satu Keluarga di Bengkulu Diduga Orang Dekat

Selain membunuh, rupanya pelaku juga membawa kabur barang berharga milik korban, seperti 4 buah cincin emas, gelang emas, handphone, dan uang tunai Rp 520 ribu. Handphone kemudian ia buang ke sungai Musi.

Kasus ini akan dilimpahkan ke Polda Bengkulu. Menurut Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan AKP Enggarsyah Alim Baldi

Lili ditemukan tewas bersama dua puterinya, Melan Miranda (16) dan Cika Ramadani (10), di rumah mereka, Sabtu (12/1) sore, di Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong. Ketiganya bersimbah dadar di dalam kamar dengan luka benda tumpul dan jeratan di leher. (han)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Dellapuspita @Della14 Januari 2019 | 15:35:08

    Jelas gamau rujuk lah org kejam kaya gt

Back to Top