Kriminalitas Sulsel

Dua Pria Tipu Ratusan Nasabah BRI Senilai Rp 1,4 Milar

publicanews - berita politik & hukumPolda Sulsel melakukan pengungkapan kasus penipuan terhadap ratusan nasabah BRI di Mapolda Sulsel, Jumat (11/1). (Foto: dok Polda Sulsel)
PUBLICANEWS, Makassar - Polisi berhasil membongkar modus penipuan perbankan melalui sistem online yang dilakukan Suparman alias Suppa Bin Kelteng (30) dan Sudirman alias Sudi bin Amir (34). Keduanya warga Sulawesi Selatan.

"Keduanya melakukan penipuan serupa ke ratusan nasabah BRI dari seluruh Indonesia," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani saat pengungkapan kasus di kantornya, Makassar, Jumat (11/1).

Kedua pelaku tidak dalam satu jaringan. Namun modus operandinya sama, yakni menawarkan pinjaman dengan bunga rendah melalui internet banking palsu atas nama Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Mereka mewajibkan calon nasabah menyetor 10 persen dari total nilai pinjaman. Menurut Dicky, syarat tersebut sesungguhnya jebakan. Tujuannya membuat calon nasabah tergiur dan memberikan nomor rekening serta password e-banking mereka.

"Pelaku mengarahkan korbannya mengisi formulir melalui website palsu yang sudah disediakan," ujar Dicky.

Suparman berperan membuat alamat surat elektronik atau email yang selanjutnya dikirimkan kepada rekannya Nursyam alias Ikhsan. Nama terakhir ini masih dalam pengejaran polisi.

Nursyam adalah pembuat website palsu menyerupai situs resmi BRI. Padahal alamat imelnya milik Suparman.

"Data korban yang masuk ke web palsu tadi, secara otomatis username dan password korban akan terekam. Dari situ pelaku mudah mengambil uang dari rekening korban," Dicky menjelaskan.

Sedangkan tersangka Sudirman dibantu empat rekannya, yakni Cambang, Ucing, Ersan, dan Helma. Keempatnya juga masuk daftar pencarian orang (DPO).
Ditreskrimsus Polda Sulsel membekuk Suparman pada 2 November 2018. Sedangkan Sudirman diringkus pada 23 November 2018. Keduanya melakukan aksi sejak Maret hingga Oktober 2018.

Dari aksinya itu mereka berhasil membobol uang 114 rekening nasabah BRI di seluruh Indonesia dengan total nilai Rp 1,4 miliar.

Polisi menyita barang bukti dua unit laptop, sebuah ponsel, 19 modem, 30 kartu SIM, satu unit USB, dan flaskdisk. "Mereka terancam hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp 12 miliar," ujar Dicky. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. arif @muhammad arif11 Januari 2019 | 16:40:19

    Sidang saja agar penipuan itu tidak terjadi kembali...hukum sesuai ke Adilan!!!

Back to Top