Prostitusi Online

Setelah Vanessa, Lima Artis Bakal Diperiksa Polda Jatim

publicanews - berita politik & hukumVanessa Angel. (Foto: Instagram/@vanessaangelofficial)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polda Jatim akan memanggil lima artis yang masuk daftar jaringan prostitusi online. Kelimanya merupakan bagian dari 45 artis dan 100 model yang dijajakan mucikari yang sama dengan Vanessa Angel, yakni Tanri dan Siska.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan, nama kelima artis telah terkonfirmasi dari hasil pemeriksaan tersangka dan bukti-bukti yang dikantongi petugas.

"Ini yang sudah ada bukti-buktinya dimana untuk menguatkan bahwa prostitusi online ini besar," ujar Luki di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (10/1).

Para artis yang segera dipanggil berinisial AC, TP, BS. Ketiganya di bawah kendali germo Tantri. Sedangkan yang ditangani mucikari Siska berinisial ML dan RF.

"Lima (artis) ini dalam waktu dekat akan kita panggil," Luki memastikan.

Terungkapnya kelima artis yang nyambi menjadi pekerja seks ini merupakan pengembangan penggerebekan artis Vanessa. Ia diketahui 'ngamar' di sebuah hotel bintang empat bersama seorang pengusaha tambang pasir asal Lumajang, Jawa Timur.

Polisi menetapkan Tanri dan Siska atas dugaan mengatur 'perdagangan' Vanessa Angel dan Avriellia kepada pria hidung belang di suatu hotel di Surabaya pada Sabtu (6/1) lalu.

Vanessa membantah terlibat prostitus. Presenter Selebrita ini berdalih terbang ke Surabaya karena mendapat tawaran sebagai MC. Namun, pernyataan wanita 27 tahun itu dibantah mantan kuasa hukumnya Guntual Laremba.

"Sebetulnya kalau terkait dengan MC faktanya ndak seperti itu. Yang dia sampaikan kepada kami seperti itu. Nyatanya kan ada laki-laki. Masak nge-MC di dalam kamar sama laki-laki?" ujar Guntual kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kamis siang ini.

Guntual juga membenarkan ada aliran dana ke rekening Vanessa. Pernyataan pengacara ini berbeda dengan penegasan Vanessa sebelumnya yang menyatakan tak ada uang yang masuk ke rekening pribadinya. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top