Wajah Peneror Bom Rumah Pimpinan KPK Terlacak

publicanews - berita politik & hukumBom pipa paralon yang ditemukan di pagar rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/1) pagi. Polisi menyebut itu bom palsu.
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik Kepolisian sudah mengetahui ciri-ciri terduga pelaku yang meneror bom di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif, Rabu (9/1) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Arho Yuwono mengatakan, wajah peneror terekam oleh kamera pengintai alias CCTV di rumah Laode di Jalan Kalibata Selatan Nomor 42C, Pancoran, Jakarta Selatan. Rekaman tersebut menjadi petunjuk bagi penyidik.

"Jadi itu CCTV sudah kita ambil dan kita bawa ke labfor. Kita akan evaluasi seperti apa," ujar Arg di kantornya, Kamis (10/1).

Penyidik, Argo menmabhakan, masih menelusuri motif sekaligus keberadaan pelaku. "Penyidik akan mengetahui siapa-siapa saja yang datang, pelaku ngapain aja," katanya. .

Lalu dari olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo, sejauh ini polisi sudah memeriksa 6 orang. Mereka, antara lain, saksi yang melihat tas hitam yang tergantung di pagar rumah Agus, di Perumahan Graha Indah, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ada pula saksi penjual bubur yang mengaku didatangi orang yang menanyakan alamat rumah Agus.

"Dia (pelaku) menanyakan rumah Pak RT, rumah Ketua KPK. Dan yang lain-lain kita sedang lakukan penyelidikan dan penyidikan," Argo menjelaskan.

Entah kebetulan atau tidak, aksi teror di rumah dua pimpinan KPK itu terjadi secara bersamaan. Polisi belum memastikan teror bom Rabu dini hari kemarin dilakukan secara terorganisir, satu jaringan, atau tidak.

"Ini semuanya sedang dalam penyelidikan. Kita tunggu kerja tim seperti apa hasilnya," ia menegaskan.

Menyusul aksi teror tersebut, Polri menempatkan enam personel keamanan di rumah Agus dan Laode. Mereka berpakaian dinas dan preman, ada yang berpatroli maupun tim pengintai.

"Petugas di-back-up dari Polsek dan Polres akan berjaga 24 jam," Argo menambahkan.

Bom tersebut ditemukan kemarin di rumah kedua pimpinan KPK sekitar pukul 05.30 WIB. Di rumah Laode, bom merupa botol berisi minyak tanah dan bersumbu. Sedangkan di rumah Agus berupa bom pipa paralon. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top