Teror Bom KPK

Polisi Periksa 11 Orang, Rumah Laode Kini Dijaga Ketat

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: pmjnews.com)
PUBLICANEWS, Jakarta - Penyidik gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri masih menyelidiki benda mirip bom yang ditemukan di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Bom molotov tersebut dilempar orang tak dikenal di rumah Jalan Kalibata Selatan Nomor 42C, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/1) pagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi telah memeriksa 11 saksi. Mereka dari keluarga Laode, pekerja di rumah korban, pedagang yang sering berjualan di sekitar rumah, dan sejumlah tetangga rumah korban.

"Dari keterangan saksi, ada yang mendengar lemparan yang menyerupai gelas pecah suaranya. Ada juga mendengar suara motor," ujar Argo di kantornya, Kamis (10/1).

Dari hasil identifikasi dan laboratorium forensik, Argo menambahkan, memang terdapat botol dilengkapi sumbu dalam keadaan pecah. Ada pula sisa cairan dari dalam botol. Polisi menduga benda tersebut semacam bom molotov

"Dari keterangan saksi bahwa cairan itu mengandung bahan bakar," katanya.

Ada Bom Pipa di Rumah Ketua KPK, Polisi: Itu Fake Bomb

Polisi juga sudah meminta keterangan Laode. Kini polisi menerjunkan patroli 24 jam di rumah Laode dan sekitarnya. "Kita memberikan jaminan keamanan kepada Wakil Ketua KPK dengan berpatroli," Argo menambahkan.

Pelemparan diduga bom molotov tersebut diketahui kemarin pukul 05.30 WIB. Ditemukan botol berisi minyak tanah dan sumbu api di depan garasi rumah Laode. Dari rekaman CCTV terlihat orang mencurigakan sekitar pukul 01.00 WIB di depan rumah korban.

Munculnya orang mencurigakan itu bersamaan dengan suara botol pecah yang didengar salah seorang saksi yang tak berani keluar rumah. (imo)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. arif @muhammad arif10 Januari 2019 | 14:07:46

    Semangat polisi dalam menjalankan tugas...!

Back to Top