Padang

Buku 'Mengincar Bung Besar' yang Diluncurkan Megawati Disita TNI

publicanews - berita politik & hukumPenyitaan beberapa judul buku dianggap terlarang oleh Danramil 01 Padang Barat-padang Utara, Selasa (8/1). (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) menyesalkan penyitaan buku yang dilakukan oleh Kodim dan Kejaksaan Negeri Padang. Buku-buku tersebut disita karena dianggap berbau unsur PKI.

"Tindakan penyapuan dengan alasan pengamanan yang dilakukan oleh aparat militer dapat dikatakan sebagai suatu tindakan yang melampaui wewenang (abuse of power)," kata Direktur Eksekutif Elsam Wahyu Wagiman dalam pernyataannya, Kamis (10/1).

Wahyu menambahkan, tindakan aparat tersebut telah mengingkari prinsip-prinsip perlindungan kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi, selain juga tak sejalan dengan prinsip due process of law .

Salah satu buku yang ikut disita dari Toko Buku Nagare Boshi di kawasan pecinan Pondok, Kecamatan Padang Barat, Sumatera Barat, Selasa (8/1) lalu, berjudul Mengincar Bung Besar.

Pemimpin Redaksi Majalah Historia Bonnie Triyana selaku penerbit mengatakan, buku tersebut peluncurannya dihadiri oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan mantan Wapres Try Sutrisno pada 30 November 2011.

Buku Komunis Karya Soe Hok Gie Diamankan

Bahkan, Ketua Umum PDIP menulis kata pengantar. Mega juga memberi sambutan saat peluncuran, ia menceritakan detik-detik upaya penembakan Bung Karno di Cikini, Jakarta Pusat.

Bonnie mempertanyakan alasan aparat menyita buku tersebut. Buku yang berisi tujuh upaya pembunuhan terhadap Presiden Soekarno itu berdasar riset dan merupakan kumpulan tulisan di malajah yang ia kelola.

Aparat gabungan juga menyita beberapa judul buku dari Toko Buku Nagare Boshi. Antara lain, Kronik 65, Mengincar Bung Besar, Jas Merah, Anak-anak Revolusi, dan Gestapu 65: PKI, Aidit, Sukarno dan Soeharto.

"Ini ada unsur PKI-nya. PKI sudah jelas dilarang," kata Danramil 01 Padang Barat-Padang Utara Mayor Inf Parningotan Simbolon. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top