Prostitusi Artis

Pemesan Vanessa Angel Pengusaha 40-an Tahun

publicanews - berita politik & hukumVanessa Angel. (Foto: Instagram @vanessaangelofficial)
PUBLICANEWS, Surabaya - Pria hidung belang yang ngamar dengan artis FTV Vanessa Angel akhirnya diungkap aparat kepolisian. Lelaki yang digerebek tengah berhubungan intim dengan Vanessa itu bernama Rian.

Semula polisi hanya menyebut pria berinisal R, seorang pengusaha yang merogoh kocek Rp 80 juta untuk mendapat 'servis' mantan foto model itu.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi mengatakan, pria tersebut berasal dari luar Jawa.

"Dia pengusaha dari luar Jawa," ujar Harissandi di Surabaya, Minggu (6/1). Rian memesan jasa prostitusi online artis saat sedang berada di Surabaya.

Harissandi menambahkan, penyewa jasa prostitusi tersebut seorang bapak-bapak. "Usianya 40-50 tahun," ujarnya.

Menurut Harissandi, Rian sempat menjalani pemeriksaan usai penggerebekan di suatu hotel bintang empat di Surabaya itu. Namun, polisi melepas Rian karena statusnya hanya sebagai saksi.

"Tidak ada undang-undang yang menjerat. Sementara kita periksa sebagai saksi," ujarnya.

Dalam kasus prostitusi online ini polisi telah menetapkan dua tersangka, yaitu ES dan TN.

ES ikut diamankan saat penggerebekan Sabtu (5/1) siang. Ia ikut menemani Vanessa dari Jakarta. Sedangkan TN dijemput di Apartemen Bassura City, Tower Alamanda, Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu sore.

Kedua tersangka diketahui menjalankan bisnis prostitusi online cukup lama. Mereka juga menawarkan korban perempuan lainnya. "Harganya tergantung tingkat kecantikan dan ketenaran korbannya," Harissandi menjelaskan.

Dalam bisnis esek-esek ini Vanessa diberandol Rp 80 juta, sedangkan model Avrillya Shaqqila bertarif Rp 25 juta untuk sekali kencan.

Pemesan harus membayar uang tanda jadi sebesar 30 persen dari nilai yang disepakati. Sisanya saat korban sudah berada di tempat kencan yang sudah dijanjikan.

Polisi hanya menetapkan Vanessa dan Avrillya sebagai saksi. Keduanya dianggap sebagai korban dalam kasus ini.

"Untuk sementara iya (bebas)," kata Harissandi menambahkan. Ia menambahkan, artis dan model ini tetap dikenakan wajib lapor

Sedangkan, kedua tersangka dijerat Pasal 27 ayat 1 dan Pasal 45 ayat 1 tentang UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Transaksi Elektronik serta Pasal 296 juncto Pasal 506 KUHP. Ancaman hukuman di bawah lima tahun. (feh)

Berita Terkait

Komentar(1)

Login
  1. Dellapuspita @Della07 Januari 2019 | 10:04:36

    Kurang apa ka jdi artis kn uang nya uda bnyk..

Back to Top