Kriminalitas Lampung

Raba Payudara dan Bokong Mahasiswi, Dosen UIN Radin Inten Dipolisikan

publicanews - berita politik & hukumKampus UIN (dahulu IAIN) Radin Inten Lapung. (Foto: Istimewa)
PUBLICANEWS, Lampung - Seorang mahasiswi UIN Radin Intan Lampung berinisial EP melaporkan oknum dosen karena diduga melakukan tindak pelecehan seksual.

Dosen berinisial SH itu diadukan karena memegangi muka, payudara, dan pantat mahasiswi 21 tahun itu. Tindak pelecehan seksual oleh dosen Sosiologi Fakultas Ushuluddin tersebut dilakukan pada Jumat (21/12) lalu.

Tidak hanya lapor polisi, pelecehan itu juga memicu aksi demo mahasiswa. Koordinator aksi Mansyur mengatakan, ia memiliki data dan bukti-bukti.

"Pelecehkan terjadi pada Jumat (21/12). Mukanya, dadanya, dan pantatnya dipegang oleh oknum dosen tersebut,” ujar Mansyur yang tergabung di Lembaga Advokasi Perempuan Damar, Jumat (4/1).

Korban telah melaporkan kasus ini ke Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Lampung. SH dilaporkan dengan Nomor LP/B-1973/XII/2018/LPG/SPKT Polda Lampung.

“Kayaknya lusa kemarin, dan Senin baru ada LP-nya, besok segera kami buat sprint lidik-nya," kata Kasubdit IV Renakta Polda Lampung AKBP Ketut Seregi, Jumat kemarin.

Ketut menambahkan, polisi segera kembali memanggil pelapor mahasiswi jurusan Ushuluddin dan studi Agama itu.

“Ya pelapor, nanti saksi yang mengetahui, syukur-syukur kalau ada yang melihat,” katanya.

Polisi juga akan memanggil saksi ahli seandainya penyidik butuh pendalaman dan pencarian alat bukti.

Belum ada tanggapan dari SH atas pelaporan ini. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top