Kriminalitas Surabaya

Polisi Tetapkan Tersangka Kedua Amblasnya Jalan Gubeng

publicanews - berita politik & hukumPetugas memperbaiki Jalan Raya Gubeng, Surabaya, yang amblas karena tidak bisa menahan konstruksi proyek pembangunan basement RS Siloam, Selasa (18/12). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Surabaya - Polda Jatim menetapkan satu tersangka lagi dalam kasus amblasnya Jalan Gubeng, Surabaya. Polisi menduga akibat kelalaian mereka dalam pembangunan basement Rumah Sakit Siloam mengakibatkan jalan amblas pada 18 Desember malam.

"Saksi sudah 39, tersangka, seperti apa yang dikatakan Kapolda sebelumnya. Sudah ada dua sekarang," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Barung Mangera kepada wartawan di kantornya, Kamis (3/1).

Ia tidak menyebut siapa tersangka kedua ini. Tersangka pertamanya adalah F, penanggung jawab bagian perencanaan proyek basement rumah sakit milik Lippo Group tersebut. Ia diamankan tiga hari lalu.

Menurut Frans, kedua tersangka sama-sama memiliki peran dan tanggung jawab atas amblasnya jalan protokol di Surabaya itu. "Yang jelas Pak Kapolda bilang ada dua tersangka," ujarnya.

Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim masih membutuhkan analisis lapangan untuk mencari bukti tambahan. "Labfor sudah ke sana lagi hari ini untuk mengambil sampel yang lain. Labfor ini tidak memeriksa saksi, tapi fisik jalan," Frans menjelaskan.

Perbaikan Jalan Raya Gubeng tidak menghambat kerja penyidik. Frans mengatakan, Jalan Gubeng merupakan jalan umum dan fasilitas publik. "Walaupun sudah tidak diperbaiki, Polda tetap melanjutkan proses pidananya," Barung menegaskan.

Polisi menjerat F dengan Pasal 192 dan 193 KUHP tentang perusakan sarana jalan atau sarana lalu lintas untuk kepentingan umum. Ancaman hukuman pidana maksimal 9 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top