Cari Kotak Hitam, Lion Air Sewa Ahli Belanda Bertarif Rp 28 M

publicanews - berita politik & hukumPramugari Lion Air JT 610 Alfiani Hidayatul Solikah (tengah) yang turut dalam penerbangan saat jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat. (Foto: instagram/alfianihidayatulsolikah)
PUBLICANEWS, Jakarta - Maskapai penerbangan Lion Air terus melakukan pencarian korban dan kotak hitam (black box) pesawat Boeing 737 Max 8 JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Kapal MPV Everest yang disewa dari Singapura akan tiba pada Rabu (19/12) lusa. Sementara operasinalisasi pencarian dilakukan perusahaan swasta asal Belanda.

Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, maskapainya mengalokasikan dana Rp 38 miliar untuk menjalankan misi tersebut.

"Proses pencarian juga dilakukan terhadap kotak hitam, yaitu alat perekam suara di ruang kemudi pilot (Cockpit Voice Recorder/CVR)," ujar Danang dalam keterangannya, Senin (17/12).

Sebelumnya, penyelam dari pasukan TNI AL telah berhasil menemukan kotak hitam berisi perekam data penerbangan (Flight Data Recorder/FDR). Namun, perekam suara kokpit masih misterius keberadaannya.

Danang menambahkan, hingga proses evakuasi dihentikan pada 10 November lalu, sudah 125 korban teridentifikasi. Diharapkan pencarian selama 10 hari mendatang menemukan hasil yang signifikan.

"Apabila ditemukan kembali jenazah kru dan penumpang maka akan diambil lalu diserahkan kepada Badan SAR Nasional (Basarnas)," katanya.

Diketahui, pesawat Lion Air JT 610 bernomor registrasi PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang yang membawa total 189 penumpang dan delapan awak jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/12). Pesawat baru 13 menit meninggalkan Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng.(feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. arif @muhammad arif17 Desember 2018 | 14:49:46

    kemahalan😁😁😁😁😁

  2. SatriaMgnd @Satria17 Desember 2018 | 14:45:54

    Waw.. apakah pencarian kotak hitam /black box sudah di temukan?

Back to Top