Ujaran Kebencian

Didampingi 50 Pengacara, Ustad Bahar Diperiksa Bareskrim

publicanews - berita politik & hukumUstad Bahar bin Smith saat akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (6/12). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Aksi demo Laskar FPI di halaman Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, menyertai kedatangan Ustad Bahar bin Smith untuk menjalani pemeriksaan kasus dugaan ujaran penghinaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat memasuki ruang pemeriksaan, Ustad Bahar tampak santai, ia didampingi puluhan orang pengacara. Anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin mengatakan, ada 50 pengacara yang mendampingi Bahar yang bergelar Habib itu.

"Total sementara ada 50 pengacara, nanti akan bertambah lagi kuasa hukumnya," ujar Novel di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Novel menyebut para pengacara terdiri dari ACTA, FPI, TPF, dan Korlabi. Ia mengatakan, berbagai organisasi juga ikut mengawal Bahar dalam pemeriksaan yang sudah masuk tahap penyidikan ini.

Jokowi Maafkan Ustad Bahar Bin Smith

Ia menyebut kepolisian harus adil dalam kasus ini. Apalagi, katanya, sudah tampak ketidakadilan dalam kasus yang menjerat ustad berdarah Manado, Sulawesi Utara, itu.

"Kok kasus penghinaan yang lain nggak diproses dengan cepat, tapi ini kasusnya kok secepat kilat. Sangat agresif sekali pemeriksaan ini, makanya kita kawal ada apa ini. Padahal kasus lain penghinaan Jokowi dimaafkan," katanya.

Menurut Novel, bila Bahar ditetapkan sebagai tersangka, para pengacara sepakat akan melayangkan praperadilan.

Bahar dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid. Aduan didasarkan ceramah Bahar yang menyebutkan Presiden Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Bahkan menyebut Jokowi sebagai banci. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top