Pembantaian Warga Sipil

Pukul Mundur KKB, TNI Kuasai Sepenuhnya Gunung Kabo

publicanews - berita politik & hukumHelikopter yang akan membawa Tim Belukar dari TNI ke Gunung Kabo, Papua, guna proses evakuasi para jenazah. (Foto: lampungpost)
PUBLICANEWS, Timika - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, tim gabungan TNI dan Polri telah sepenuhnya menguasai Gunung Kabo, lokasi penembakan para pekerja PT Istaka Karya di Distrik Yigi, Kabupaten Mbua, Papua.

"TNI-Polri tegas menangani masalah ini. Kelompok itu (KKB) akan kami tangkap dan adili sesuai hukum yang berlaku," ujar Hadi kepada wartawan di Timika, Papua, Kamis (6/12).

Ia menceritakan pertarungan aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Rabu (5/12), sebagai sangat sengit. Anak buah dari Egianus Kogoya itu sempat menembaki helikopter milik TNI saat mengevakuasi jenazah Serda Handoko.

Pasukan TNI melakukan serangan balasan dan memukul mundur KKB. Personel dari Pos TNI 755/ Yalet berhasil merebut kembali Pos TNI di Mbua.

"Tim Belukar (gabungan TNI-Polri) langsung mengejar kelompok tersebut ke Puncak Kabo," kata Hadi.

Baku tembak tak terhindarkan setelah Tim Belukar mendekati wilayah kekuasaan KKB. Tim Belukar turut bergabung dengan Tim Nanggala melakukan penyisiran. Kurang lebih kontak senjata terjadi dua jam.

Satu anggota dari Tim Belukar, Bharatu Wahyu, personel Yon B ki 3 Resimen II tertembak di bagian tangan.

Panglima TNI menambahkan, tim terkendala karena akses komunikasi tidak memungkinkan. Menurutnya, KKB lebih lihai mengenal medan pertempuran.

"Aparat tidak akan menyerah untuk terus melakukan pengejaran," Hadi menegaskan.

Hadi mengatakan, tragedi pembantaian terhadap pekerja PT Istaka Karya bukan kasus kriminal biasa. "Ini adalah perbuatan sangat keji. Aparat akan menangani dengan serius," katanya.

Sementara, Dandim 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Dianto mengaku anggotanya mengahadapi cuaca ekstrim. "Di sana berkabut menghambat pandangan tim. Jaringan komunikasi terbatas," ujar Chandra. (imo)


Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top