Ujaran Kebencian

Belum Ada Tersangka, Kasus Bahar bin Smith Naik ke Penyidikan

publicanews - berita politik & hukumUstad Bahar bin Smith. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Jakarta - Status kasus Ustad Bahar bin Smith yang diproses Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas kasus dugaan ujaran kebencian telah ditingkatkan ke penyidikan. Penyelidikan dilakukan tanpa ada tersangkanya.

"Status perkara HBS yang ditangani Bareskrim sudah penyidikan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono saat dikonfirmasi oleh wartawan, Rabu (5/12).

Pemeriksaan Habib Bahar merupakan tindak lanjut dari laporan Jokowi Mania (Joman) dan Cyber Indonesia ke polisi. Laporan itu bermula dari ceramah Habib Bahar yang menyebut 'Jokowi kayaknya banci'.

Kasus ini ditangani oleh Bareskrim dan Polda Metro Jaya yang sudah terlebih dahulu menaikkan status ke penyidikan. Namun belum ada tersangkanya.

"Kita sudah naikkan ke penyidikan, kita baru mencari siapa pelakunya," ujar Kabid Humas Polda Meteo Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, kemarin.

Penyidik Polda baru berencana memanggil Habib Bahar untuk dimintai keterangan.

Ustad Bahar dilaporkan dengan UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE. Kemudian Pasal 207 KUHP, Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1, dan Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2). (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top