Kriminalitas Riau

Polisi Narkoba Gadungan Dibekuk Penyidik Polres

publicanews - berita politik & hukumTiga polisi gadungan Ridwan (36), Heral (40), dan Aris alias Andre (38) berhasil dibekuk Polresta Barelang, Rabu (5/12). (Foto: batamtoday.com)
PUBLICANEWS, Barelang - Tiga polisi gadungan Ridwan (36), Heral (40), dan Aris alias Andre (38) berhasil dibekuk jajaran Polresta Barelang, Rabu (5/12) pagi.

"Ketiganya ditangkap pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Kasat Reskrim Polresta Balerang AKP Andri Kurniawan kepada wartawan.

Petugas terpaksa melepaskan timah panas ke arah kaki pelaku karena berusaha melawan dan hendak kabur. Dari tangan pelaku, polisi menyita air soft gun, pisau, dan parang.

Dua pelaku mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepulauan Riau dan satu pelaku sebagai Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau. Modus mereka merampok pengendara sepeda motor. Korbannya adalah Musalmina (24) yang ditodong pada Minggu (25/11) lalu.

"HR (Heral) ditangkap di sekitaran Jalan Jenderal Sudirman," ujar Andri.

Dari Heral penyidik melakukan pengembangan dan mengantongi keberadaan Ridwan dan Aris di salah satu hotel yang di kawasan Nagoya, Batam.

Andri menjelaskan, modus mereka yakni mencegat pengendara roda dua di lokasi yang sepi. Ketiga pelaku mengaku sebagai aparat penegak hukum kepada calon korban. Mereka menuduh korbannya membawa narkoba.

"Karena korban tertekan, dari sanalah pelaku langsung meminta uang agar korban bisa lepas dari jeratan hukum," ia menuturkan.

Mereka merampok dan mencegat Musalmina menggunakan Avanza warna putih di depan SPBU Tanjungpiayu, Kecamatan Sei Beduk. Saat itu korban baru pulang dari Botania, Batam.

Pelaku merampas sepeda motor, tas korban berisi paspor dan dokumen-dokumen penting. Para pelaku kabur, korban ditinggalkan begitu saja. Musalmina mengaku kerugian lebih dari Rp 7,5 juta. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top