Kriminalitas Jatim

Enam Artis Dangdut Endorse Komestik Ilegal

publicanews - berita politik & hukum
PUBLICANEWS, Surabaya - Polisi mengamankan KIL, pembuat kosmetik ilegal Derma Skin Care (DSC). Kosmetik tersebut tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sudah tersebar di pasaran selama 2 tahun, DSC juga meng-endorse beberapa artis dangdut terkenal, seperti VV, NR, MP, NK, DJB, dan DK. 

"Artis-artis ini tidak tahu kalau produk yang mereka endorse itu ilegal," ujar Direskrimsus Polda Jatim Kombes Ahmad Yusep Gunawan di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (4/12).

Para artis tersebut mempromisikan produk DSC Beauty lewat akun instagram. Produk tersebut dibanderol mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu per paket.

Dalam sebulan, tersangka KIL mampu menjual 750 paket dengan total omset sekitar Rp 300 juta. "Wilayah penjualannya mulai dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Makassar," ujar Yusep.

Tak hanya ilegal, Yusep menambahkan, bahan yang digunakan untuk kosmetik ini merupakan campuran dari sejumlah merek terkenal.

"Ada merk Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Viva Lotion, Vasseline hingga Salep Sriti, dan lainnya," Yusep menjelaskan.

Selain mengamankan KIL, polisi juga mengamankan puluhan ribu barang bukti kosmetik siap edar dalam wadah bermerk DSC Beauty. Produk-produk di bawah DSC berupa jarum suntik hingga selang infus, obat-obatan, dan wadah-wadah kemasan kosong yang akan diisi produk ilegal.

Polisi juga menyita ratusan kosmetik asli bermerek Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Viva Lotion, Vasseline, hingga Salep Sriti yang digunakan pelaku untuk bahan campuran.

Tersangka KIL dijerat dengan Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top