Hakim 'Makan Istri Hakim' di Bali Segera Diselidiki MA

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Denpasar - Kasus hakim makan istri hakim' di Bali segera disidik Mahkamah Agung (MA). Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah mengatakan, kasus perebut bini orang (pebinor) itu disidik Badan Pengawas MA.

"Badan Pengawas (Bawas) sedang melakukan pemeriksaan," kata Abdullah, Senin (3/11).

Kasus cinta terlarang teman sekantor itu terjadi di Pengadilan Negeri (PN) di Bali. Kasus ini bermula ketika hakim P mendapat penugasan di luar Bali. Temannya, Hakim D, kemudian mendekati istri P, yakni Panitera Pengganti C.

D mulai bermain mata dengan C. Asmara terlarang itu ternyata tidak bertepuk sebelah tangan, C menyambut ajakan 'TTM' alias teman tapi mesra, itu. Biduk rumah tangga P dan C yang telah terbina sejak 2011 pun mulai karam.

Berikut dialog mesra keduanya berdasar chat yang beredar di media sosial. Mereka saling menyapa dengan Papa dan Mama.

"Papa mau mandi? Mama siapin handuknya ya sayang," kata C dalam chat.

"Papa maunya mandi sama mama," jawab hakim D dalam chat tersebut.

Di lain waktu, pasangan selingkuh yang dikabarkan mulai intim sejak 2017 itu berkirim chat mesra lainya.

C mengirim pesan, “Papa duduk dulu di ruang tamu. Mama beresin kamar kita dulu ya Sayang.”

Hakim D yang juga telah beristri itu tak kalah 'nakal' dalam berkirim percakapan mesra. "Mama udah pernah bercinta di kamar mandi?" Pertanyaan itu mendapat jawaban dari C, "Mama pengin bercinta di kamar mandi sama papa. Muachhhh."

Kasus ini juga tengah ditangani Komisi Yudisial (KY). Ketua KY Jaya Ahmad Jayus memastikan perkara itu tengah diselidiki atas dugaan pelanggaran kode etik. Beredar kabar hakim D merupakan kerabat dari salah satu Hakim Agung. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top