Finalis Mojang Karawang Tak Jadi Tersangka Video Porno

publicanews - berita politik & hukumVideo panas bertajuk 'Wik wik Aah' yang viral di Karawang, Jawa Barat. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Karawang - Finalis Mojang Karawang AR tidak ikut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video mesum. Polisi hanya menjerat mahasiswa M, kekasih AR, terkait beredarnya dua video mesum yang menghebohkan itu.

"Status pemeran wanita berinisial AR yaitu sebagai saksi dan korban," kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, Jumat ( 30/11).

Slamet menambahkan, polisi belum menemukan motif bisnis dalam video panas yang dilakukan siswi SMA favorit di Karawang dengan pacarnya M yang tercatat sebagai mahasiswa perguruan tinggi swasta di Tasikmalaya itu.

"Kita belum menemukan unsur pihak ketiga dan adanya pesanan. Video itu hanya motif iseng," ujar Slamet. .

Video hot bertajuk 'Wik wik Aah' itu diperankan AR yang masih 16 tahun dengan AR di sebuah kamar hotel di Karawang pada Juli 2018 lalu.

"Pelaku merekam dengan sengaja persetubuhannya menggunakan kamera digital yang disangga tripod," Slamet membeberkan.

M menjemput AR di rumahnya, kemudian keduanya sepakat check in di hotel. Pemuda 23 tahun itu mengatakan hanya iseng merekam hubungan layaknya suami istri itu.

"Alasannya buat pribadi saja, tidak untuk disebarkan. (Perekaman) atas kesepakatan berdua," kata M di Mapolres Karawang, Jalan Surontokunto, Warungbambu, Karawang Timur, Karawang.

Mahasiswa Perekam Video Pornonya dengan Finalis Mojang Karawang Ditangkap

Ada dua video mesum yang beredar. Pertama berdurasi dua menit dan satu video lainnya berdurasi satu menit.

Beredarnya video panas itu berawal ketika AR meminta rekaman itu kepada M. Tanpa sepengetahuan AR, rekan sekolah mengkopi video sehingga menjadi viral.

Bahkan, video itu sempat ditonton ramai-ramai oleh rekan-rekan AR. Hal ini membuat ia malu dan kemudian pindah sekolah.

Selain cantik sehingga menjadi finalis Mojang Karawang, AR merupakan anak berprestasi di bidang seni. Siswi kelas 12 itu telah ditawari dua perguruan tinggi swasta untuk masuk jalur prestasi akademik, sebelum video mesum tersebut beredar.

Polisi menjerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 15 tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top