Kriminalitas Pasuruan

Tidak Terima Dicerai, Ibnu Lempar Bom Ikan ke Wajah Istrinya

publicanews - berita politik & hukumKusniyah, korban pelemparan bom ikan oleh suaminya, dievakuasi dari Jalan Raya Buk Begal, Desa Pohgading, Pasrepan, Pasuruan, Rabu (28/11) pukul 17.00 WIB. (Foto: inews.id)
PUBLICANEWS, Pasuruan - Tidak terima hendak dicerai Kusniyah (50), Muhammad Ibnu (40) melempar bom ikan atau bondet ke wajah istrinya itu hingga tewas. Kusniyah sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Buk Begal, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Pasuruan, saat ia dilempar bondet pada Rabu (28/11) pukul 17.00 WIB.

Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo mengatakan, Ibnu sudah mengajak Kusniyah untuk rujuk tapi ditolak.

"Tak mau dicerai, akhirnya tersangka marah melukai korban dengan melemparkan bondet ke wajahnya," kata Rizal saat merilis kasus di Mapolres Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (29/11).

Usai melempar bom ikan, Ibnu langsung melarikan diri meninggalkan istrinya tersungkur di pinggir jalan. Kusniyah meninggal akibat luka parah di wajahnya.

Mata, mulut, dan kening korban hancur, serta hidung robek. Hampir sebagian wajah korban bersimbah darah. Warga yang melihat korban langsung melaporkan ke polisi sore itu.

Ternyata, Ibnu bersembunyi di rumah keluarganya di Desa Ngempit, Kraton, Pasuruan. Anggota Resmob Res Pasuruan menangkap Ibnu pada Kamis (29/11) pukul 03.00 WIB.

Kondisi Ibnu juga terluka parah akibat bom ikan. Tangan dan mata kanannya luka robek. Polisi membawanya ke Rumah Sakit Raci Bangil, Pasuruan. "Kondisi pelaku kritis dan belum bisa diajak komunikasi," ujar Rizal.

Polisi menyita barang bukti songkok hitam, sandal jepit, motor pelaku, dan dua buah bom ikan yang masih aktif. "Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi terkait motifnya," ia menambahkan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top