Kriminalitas Papua

Tergiur Dana Cepat Online, Rekening Pria Ini Malah Terkuras

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Papua Kombes A. M Kamal. (Foto: kabarpapua.com)
PUBLICANEWS, Merauke - Polisi menyelidiki kasus penipuan berbasis online atau dalam jaringan (daring) bermodus tawaran pinjaman dana cepat. Kasus ini dilaporkan salah satu korban, yakni Denny Reainaldy Guswara (39), Merauke.

"Penyelidikan dilakukan setelah salah satu korbannya melapor ke Polres Merauke, Rabu (21/11) malam," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Jumat (23/11), seperti dilansir dari Antara.

Denny kehilangan uang Rp 10,5 juta di dalam tabungannya. Awalnya, ia tergiur dengan tawaran pinjaman dana besar dengan bunga kecil yang diterima lewat sms.

Ia langsung menghubungi nomor sms tersebut dan diminta mengakses situs www.kreditcepatcair.com. Korban mengikuti arahan operator sampai pada pemberian data pribadi korban kepada nomor asing tersebut.

Tidak sedikit pun Deddy curiga dan bersedia mencantumkan nomor rekening bank miliknya. Namun, ia merasa uang dalam rekeningnya tiba-tiba raib Rp 10,5 secara otomatis. Padahal, korban belum melakukan transaksi apapun.

"Korban akhirnya sadar menjadi modus penipuan, sehingga melapor ke Polres Merauke. Saat ini, kasusnya masih diselidiki," Kamal menjelaskan.

Kamal menambahkan, kasus serupa tidak hanya terjadi di Merauke, namun di beberapa wilayah lain di Papua. Masyarakat mudah tergiur tawaran pinjaman dana cepat. Kamal mengimbau warga tetap waspada dan tak mudah percaya.

"Jika tertangkap, pelaku terancam pasal 45A ayat 1 UU no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU no 11 tahun tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," ujarnya. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top