Kriminalitas Aceh

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Pembakaran Polsek Bendahara

publicanews - berita politik & hukumMapolsek Bendahara, Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam, dibakar massa menyusul tewasnya seorang tahanan narkoba, 23 Oktober 2018. (Foto: serambi)
PUBLICANEWS, Aceh Tamiang - Sebanyak sembilan dari 15 orang yang diamankan dalam kasus pembakaran Mapolsek Bendahara, Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam, ditetapkan sebagai tersangka. Pembakaran itu terjadi pada 23 Oktober 2018.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian mengatakan, penetapan tersangka setelah polisi memeriksa saksi, hasil olah TKP yang dilakukan oleh Polda Aceh dan Polres Aceh Tamian, dan identifikasi dari video yang beredar di media sosial.

"Dari hasil olah TKP dan identifikasi dari video kejadian yang beredar di media sosial, petugas pun melakukan pemanggilan terhadap 15 orang yang teridentifikasi. Mereka diperiksa sebagai saksi," kata Zulhir saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (7/11).

Zulhir menjelaskan, ke-15 orang tersebut berasal dari Kecamatan Banda Mulia dan Kecamatan Bendahara.

Kapolda Aceh Beri Santunan Keluarga Tahanan yang Tewas di Polsek Bendahara

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah JI (38), AN (38), SL (46), ZI (32), IN (36), MD (26), RI (30), dan IN (35). Delapan orang merupakan warga Kecamatan Banda Mulia, kecuali SL (46) yang berasal dari Kecamatan Bendahara.

Menurut Zulhir, para tersangka melakukan perusakan dan pembakaran Mapolsek Bendahara karenakan terpancing emosinya saat mereka berunjuk rasa. Mereka akan dijerat dengan pasal 170 dan 187 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Mapolsek Bendahara dibakar massa menyusul tewasnya tahanan narkoba Mahyar atau AY. Keluarga dan massa menuntut pengusutan kematian Mahyar karena ditemukan luka memar di sekujur tubuhnya.

Mahyar ditangkap polisi dengan barang bukti 2 gram sabu. Namun beberapa jam setelah ditangkap, Mahyar dilaporkan meninggal saat proses penyidikan. Keluarga menuduh polisi telah menyiksanya. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top