Pasuruan

Laporan Guru Jitak Murid Dicabut

publicanews - berita politik & hukumSochib orang tua Dn saat membuat laporan terhadap Sutrisno di Polsek Gempol, Senin (29/10). (Foto: istimewa).
PUBLICANEWS, Pasuruan - Sochib (53) akhirnya mencabut laporannya ke polisi terhadap Sutrisno, guru MTs Al Faqiyah. Semula ia melaporkan Sutrisno karena telah menjitak anaknya Dn (15).

Pencabutan dilakukan setelah Polsek Gempol mengajak mediasi diantara keduanya, Senin (29/10).

"Iya, memilih damai. Sama-sama sadar," kata Kapolsek Gempol Kompol I Nengah Darsana saat dikonfirmasi oleh wartawan, Selasa (30/10).

Nengah mengatakan, kedua pihak sudah saling memaafkan dan kasus selesai.

Peristiwa guru menjitak murid ini bermula saat Dn terlambat mengikuti upacara bendera. Sutrisno kemudian memanggil Dn dan memintanya membaca Surat Yasin, namun Dn tak bisa membaca.

Sutrisno kemudian mengganti hukuman dengan meminta Dn mengambil sampah di kelas-kelas untuk dibuang di gerobak sampah. Dn menolak dan malah berkata kasar. Spontan Sutrisno menjitak kepala Dn. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top