Relawan Asing Diperintahkan Angkat Kaki dari Palu

publicanews - berita politik & hukumRelawan Humanitarian Aid asal Swiss tiba di Rumah Sakit Anutapura Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (7/10). (Foto: Antara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho membenarkan bahwa relawan asing diperintahkan untuk keluar dari kawasan gempa di Palu. Ia menyebutkan pemerintah menerima bantuan asing, namun bukan personel asing.

"Relawan asing bidang SAR dan medis tidak diperlukan," kata Sutopo di kantornya, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Sejumlah relawan asing yang diusir itu, menurut Sutopo, tidak berkoordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri ataupun BNPB.

Sebelumnya sejumlah relawan asing mengatakan dicegah masuk kawasan Palu yang terdampak gempa dan tsunami.

Ahmed Bham asal Afrika Selatan yang bergabung dalam Relawan Gift of the Givers diminta angkat kaki dari Palu. Ia menyebutkan ada peraturan baru yang melarang tim SAR asing ikut membantu menyelematkan korban.

Ia bersama 27 anggota tim Gift of the Givers datang dari Johannesburg, Afrika Selatan, 3 hari lalu. Namun, tidak bisa berbuat apa-apa. "Kami punya tim SAR berpengalaman dengan alat-alat yang spesifik," katanya.

Relawan Tim Costello asal dari World Vision Australia juga terhadang untuk melakukan bantuan. Para relawan asing itu merasa frustasi karena tidak diperbolehkan melakukan bantuan, sebaliknya malah disuruh segera meninghalkan Palu. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top