Kriminalitas Bengkulu

ABG Korban Pencabulan 7 Remaja Tak Berani Keluar Rumah

publicanews - berita politik & hukumKetujuh pemerkosa DA (duduk di bawah) saat diamankan di Polres Kaur, Bengkulu, Minggu (7/10). (Foto: Bengkulutoday.com)
PUBLICANEWS, Kaur - Korban pemerkosaan oleh tujuh pemuda, DA (14), masih trauma sehingga tidak mau keluar rumah. DA masih takut bertemu laki-laki, khususnya pemuda tanggung.

"Tentu kondisinya masih belum stabil karena mengalami kejadian yang menyakitkan," ujar Waka Polres Kaur Kompol Afrizal di kantornya, Provinsi Bengkulu, Rabu (10/10).

Dari tujuh pelaku, enam orang masih berstatus pelajar remaja. Mereka adalah DS (17), Ek (17), Is (18), Bb (19), AW (17), dan AP (16). Satu pelaku lagi, yakni Gn berusia 20 tahun. Pemerkosaan terjadi di rumah Bb.

Mereka ditangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor LP/541-B/X/2018/Bkl/ResKaur pada 7 Oktober 2018 sekitar pukul 17.00 WIB. "Laporan tersebut disampaikan oleh ibu korban setelah korban mengadu dan mengetahui anaknya diperkosa," kata Afrizal.

Pada Sabtu (6/10) malam pekan lalu, DA diajak Bb ke tempat kosnya. Bb kemudian mengajak teman-temannya menyetubuhi ABG itu secara bergilir hingga pagi hari. Minggu (7/10) pagi, DA pulang ke rumah dan melapor kepada orangtuanya.

"Korban ini sudah berkomunikasi intens dengan Bb melalui aplikasi messenger. Dari situ Bb mengajak ke kosnya," Afrizal menuturkan.

Polisi menjerat penjahat bejat itu dengan pasal persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dalam pasal 81 atau pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016. Ancaman hukuman maksimalnya adalah 15 tahun penjara. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top