Kota Serang

Ratu Kerajaan Ubur-ubur Resmi Dinyatakan Tidak Waras

publicanews - berita politik & hukumRatu Kerajaan Ubur-ubur Aisyah Tusalamah. (Foto: Yandhi D)
PUBLICANEWS, Serang - Ratu Kerajaan Ubur-ubur Aisyah Tusalamah dinyatakan mengalami gangguan jiwa berat (psikosis). Kesimpulan itu berdasar hasil pemeriksaan kejiwaan selama 21 hari oleh tim dokter Rumah Sakit Jiwa Dr Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat.

"Terperiksa (Aisyah) saat ini menujukkan adanya gangguan jiwa berat (psikosis)," kata Kapolres Serang AKBP Komarudin membacakan hasil tes kejiwaan di kantornya, Jumat (14/9).

Kesimpulan itu memperkuat hasil pemeriksaan yang dilakukan RS dr Drajat Prawiranegara. "Sama-sama mengatakan ibu AS mengalami gangguan jiwa berat," Komarudin menegaskan. Rekomendasi yang dianjurkan adalah penanganan secara optimal dengan menjalani pengobatan psikiatri.

Sekte Kerajaan Ubur-ubur ini menghebohkan warga Kota Serang, Banten, dengan ajaran Islam kontroversialnya. Antara lain, ia menyebut Nabi Muhammad SAW berjenis kelamin wanita. Disebutkan pula Hajar Aswad sebagai kelamin perempuan. Kabah pun bukanlah kiblat umat muslim, melainkan tempat pemujaan berhala.

Ini Sederet Sesat Ratu Kerajaan Ubur-ubur di Serang

Aisyah mengklaim akan membawa kejaayan bangsa dengan kemampuan menarik dana dari bank di luar negeri, yaitu di Bank Swiss dan Bank Griffin 1999 Birmingham. Cara menarik uang harus dilakukan dengan zikir.

Di balik itu, ada dugaan pesta seks dalam sekte ini yang dilakukan para pengikutnya yang berjumlah belasan orang dan berasal dari luar Banten.

MUI Kota Serang kemudian menegaskan bahwa apa yang diajarkan wanita yang menyebut diri sebagai reinkarnasi Ratu Pantai Selatan itu sesat.

Pemimpin Kerajaan Ubur-Ubur kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Agustus 2018. Bukan dengan pasal penistaan agama, polisi menjerat Aisyah dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top