Kriminalitas Surabaya

Polisi Ungkap Pemerkosaan Bermodus Agensi Model Iklan

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Surabaya - Polisi meminta warga Surabaya waspada terhadap modus baru perkosaan. Modus berkedok pencarian model ini menggunakan media sosial sebagai sarananya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, polisi mendapatkan laporan bahwa telah terjadi kasus pemerkosaan bermodus agensi pencarian model iklan tersebut.

"Kami menerima laporan korban pemerkosaan dengan modus pencarian model melalui media sosial Instagram dengan diiming-imingi bayaran sekitar Rp 500 ribu lebih," kata Agus saat dikonfirmasi oleh wartawan, Minggu (9/9).

Agus menjelaskan, korbannya ada dua orang yang masih di bawah umur. Berdasarkan keterangan korban, pelaku melakukan aksi bejatnya di dalam mobil, tepatnya di kawasan Kenjeran Park, Surabaya.

"Salah satu dari awalnya ada yang dijemput di rumahnya kawasan Gresik. Dari pengakuan pelapor, pelaku mengancam dengan senjata tajam terlebih dulu," Agus menjelaskan.

Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Akun instagram yang digunakan untuk menjebak korbannya juga sedang didalami.

"Kami sudah mengantongi beberapa pentunjuk yang bisa mengungkap kasus ini. Doakan secepatnya segera tertangkap," ujar Agus.

Ia meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penawaran seperti itu yang mungkin banyak tersebar di media sosial.

"Masyarakat juga untuk lebih teliti dan tidak gampang tergiur dengan penawaran yang diberikan. Apalagi, orang tersebut baru saja dikenal," Agus menegaskan. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top