Kriminalitas Blitar

Brutal, Bocah Kelas 5 SD Disekap Lima Hari dan Diperkosa 8 Lelaki

publicanews - berita politik & hukumDua pelaku pemerkosaan ditunjukkan pada wartawan dalam rilis pers di Mapolres Blitar, Kamis (6/7). (Foto: Jatimtimes)
PUBLICANEWS, Blitar - Siswi kelas 5 SD di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, menjadi korban kejahatan seksual brutal yang dilakukan oleh delapan lelaki. Selama lima hari ia disekap dan diperkosa para lelaki bejat tersebut.

Kasubag Humas Polresta Blitar Ipda Samsul Anwar mengatakan, aksi biadab ini baru terungkap saat keluarga korban yang masih 12 tahun itu melapor ke pamong desa. Oleh pamong desa, laporan ini diteruskan ke polisi.

"Dari laporan itu kami lakukan penyelidikan dan berhasil menemukan korban di rumah salah seorang pelaku di wilayah Udanawu. Setelah kami temukan, baru korban bercerita telah diperkosa oleh delapan pemuda," ujar Samsul di Mapolresta Blitar, Kamis (6/9).

Polisi telah mengamankan dua pelaku, yakni Mustajab (23) warga Kecamatan Srengat dan Subakti (30) warga Kecamatan Ponggok. Adapun enam pelaku lainnya, yaitu Paidi, Solikin, Doni, dan Jarni kabur dan saat ini menjadi DPO.

Samsul mengatakan, korban ditemukan di rumah Jarni yang kosong karena Jarni tinggal di rumah yang lain.

"Korban saat ditemukan dalam kondisi trauma dan di situ korban diberi minumal beralhokol dan diperkosa bergiliran," Samsul menambahkan.

Menurut Samsul Korban bisa sampai di rumah tersebut karena ditipu Mustajab, teman salah satu pelaku, yaitu Solikin. 

Korban minta tolong Mustajab untuk diketemukan dengan Solikin karena HP-nya disita orang tuanya. Mustajab bersedia mengantar dengan syarat mau diajak berhubungan badan.

"Korban yang masih di bawah umur ini lalu dibawa ke rumah Jarni," Samsul menjelaskan.

Berhasil melampiaskan syahwatnya, Mustajab ternyata juga mengajak beberapa teman lainnya. Di bawah pengaruh miras, mereka memperkosa korban bergantian.

Dari hasil penyelidikan polisi terungkap korban pernah diperkosa lebih dari dua lelaki dalam satu waktu bersamaan. Ironisnya, kejadian seperti ini sering dialami korban sejak dua tahun lalu. 

Mustajab mengenal korban sejak 2016 lalu. Selain dengan Solikin, korban juga pernah diperkosa oleh beberapa pemuda lainnya.

Pelaku Subakti juga mengaku sudah melakukan hubungan badan dengan korban sebanyak 10 kali dalam rentang waktu dua tahun itu. 

Samsul mengatakan, para pelaku akan dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top