Kriminalitas Jakarta

Tujuh Pelaku Main Hakim Pengemudi Livina Bisa Dipidana

publicanews - berita politik & hukumKapolsek Metro Tamansari AKBP Ruly Indra menunjukkan gambar pelaku penganiaya Franky dalam rilis pers di kantornya, Senin (3/9). (Foto: suara)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan mobil Franky di Jalan Hayam Wuruk, Mangga Besar, Jakarta Barat, pada Kamis (30/8) pekan lalu.

Penetapan tersangka ini berdasarkan foto atau dokumentasi di lokasi.

Kapolsek Tamansari AKBP Rully Indra menjelaskan, tersangkanya ada tujuh orang, tapi baru lima orang yang berhasil diamankan. Mereka yakni SS, WT, AA, SD, dan FA.

"Sementara dua orang lagi kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," kata Rully di kantornya, Senin (3/9).

Meski ditetapkan sebagai tersangka, lima pengeroyok hanya dikenakan wajib lapor. Alasannya, tersangka kooperatif.

Rully mengimbau warga untuk menahan diri dan jangan anarkis jika menemukan pelaku kriminal.

"Tidak semua permasalahan itu bisa terselesaikan dengan tindakan bersifat anarkis dan pengrusakan karena itu justru memunculkan permasalahan baru," ia menambahkan.

Warga yang main hakim sendiri dapat dijerat pasal 170 KUHP ayat 1 dan ayat 2. Ayat 1 berbunyi, barangsiapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan.

"Sedangkan dalam ayat 2 pelaku main hakim sendiri itu bila mengakibatkan luka-luka dipidana tujuh tahun, luka berat sembilan tahun, dan bila sampai mati 12 tahun penjara," Rully menegaskan.

Warga hanya perlu mengamankan pelaku kriminal dan segera menghubungi polisi terdekat.

Franky adalah pengemudi mobil Nissan Grand Livina B-1965-UIQ yang masuk ke jalur busway setelah menabrak dua motor. Karena panik diamuk warga, ia menabrak separator busway.

Di dalam mobil ditemukan barang bukti alat isap sabu dan beberapa obat psikotropika. Polisi menyatakan Franky positif mengkonsumsi narkoba. Ia dihukum menjalani proses rehabilitasi narkotika, tidak menjadi tersangka. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top