Korupsi PAD dan DAK, Anak Eks Bupati Konawe Ditahan

publicanews - berita politik & hukumKantor Bupati Konawe Utara. (Foto: Kompas)
PUBLICANEWS, Kendari - Diduga melakukan korupsi dana Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 di Dinas Kehutanan Kabupaten Konut, Rusmin Nuriadin ditahan polisi pada Kamis (16/8) kemarin. Rusmin adalah anak mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman.

"Kasus itu masih dikembangkan. Selain RN, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” ujar Direktur Direktorat Reskrimsus Polda Sulawesi Tenggara Kombes Yandri Irsan di Kendari, Jumat (17/8).

Polisi juga sudah menangani empat tersangka lainnya, yakni Kepala Dinas Kehutanan/Kuasa Pengguna Anggaran 2015 Amirudin Supu. Kemudian Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Muhamadu, kontraktor Ahmad, Lili Jumartin dan Zaenab selaku pemeriksa barang.

"Berkasnya telah selesai alias P21 dan kasusnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan," Yandri menambahkan.

Kasus ini merupakan dugaan korupsi pengadaan fiktif bibit jati, eboni, dan kayu bayam pada 2015.

Dalam pengadaan bibit dan penanaman jati, terjadi perbedaan besaran anggaran dalam kontrak dan daftar pagu anggaran (DPA). Dalam kontrak tertera anggaran sebesar Rp 879 juta, sementara dalam DPA berjumlah Rp 1,176 miliar.

Khusus untuk pengadaan Eboni dan Bayam diduga fiktif, yakni masing-masing sebanyak 2.750 bibit. Namun realitasnya tidak sesuai. Sementara bibit jati yang seharusnya diserahkan dan dinikmati masyarakat, malah ditanam pada tiga lahan milik pejabat Konut, yaitu mantan Bupati Konut Aswad Sulaiman, mantan Sekda Abu Huraera, serta Asisten 1 Pemkab Konut Ihwan Porosi.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan (BPK) dan Pembangunan Sultra, negara diduga mengalami kerugian Rp 935.662.500.

Atas perbuatannya, Rusmin disangkakan melanggar pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 undang-undang nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan UU Nomor 31 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. Ancaman hukuman pidananya minimal 4 tahun penjara. (han)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top