Tali Bendera Putus, Bocah SMP Panjat Tiang Bendera 15 Meter

publicanews - berita politik & hukumBocah memanjat tiang bendera di Motaain, Seda Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/8). (Foto: Media Sosial)
PUBLICANEWS, Atambua - Peristiwa mendebarkan terjadi ketika seorang bocah SMP di Atambua, Nusa Tenggara Timur, berinisiatif memanjat tiang bendera lantaran tali pengerek bendera terputus.

Peritiwa itu terjadi pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, di Motaain, Seda Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/8). Suatu daerah perbatasan NTT dan Timor Leste.

Saat memanjat, siswa kelas VII SMPN 1 Silwan Atambua, Johannes Adekalla sempat terhenti di tengah tiang. Kemudian, terdengar suara agar bocah berhenti dan turun. Apalagi, tiang nampak meliuk, beberapa orang kemudian memegang tiang.

Namun, siswa yang disapa Joni iitu, tetap meneruskan panjatannya hingga di pucuk tiang bendera. Ia berhasil mengambil tali bendera. Tepuk tangan peserta upacara memecahkan kengerian meihat sang bocah yang pemberani itu.

Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan yang bertindak sebagai inspektur upacara kemudian mengajak sang bocah di podium.

Video berdurasi dua menit itu, hingga siang ini, sudah disebarkan hingga 100 ribu kali. Keberanian sang bocah menjadi perbincangan warganet.

“Jangan pernah anggap dirimu kecil dan tidak berguna. Anak kecil dari Atambua ini memanjat tiang bendera untuk mengambil bagian tali yang terlepas saat bendera dibentangkan,”
tulis pemilik akun Facebook Ika Silalahi yang mengunggah video itu.

Ika Silalahi menulis: Refleks saya rekam,amang. Kami upacara di Motaain, perbatasan RI-TL

Merindinggg ika," Christy Manalu menimpali.

Ika Silalahi menulis: Kami banyak yg nangis terharu kak..,

"Apapun yang terjadi Merah Putih harus tetap berkibar! Dirgahayu negeriku,"
Ika menambahkan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top