Kriminalitas Lebak

Tujuh Anak Punk Gilir Gadis Bawah Umur

publicanews - berita politik & hukumIlustrasi
PUBLICANEWS, Banten - Tujuh anak punk di Lebak, Baten, memperkosa seorang gadis di bawah umur secara bergilir, Rabu (8/8) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa memilukan itu terjadi di rumah kontrakan salah satu pelaku, yakni TK.

Gadis warga Desa Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, itu tak kuasa melawan ketujuh pemuda yang diduga mabuk.

"Sebelum digilir pelaku, korban terlebih dulu dicekoki minuman keras dicampur pil penenang," kata Kapolsek Jawilan AKP Nono Hartono di kantornya, Senin (13/8).

Kasus ini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang. Proses pengejaran pelaku dilakukan setelah keluarga korban melapor.

Nono mengungkapkan, ketujuh tersangka menggilir korban yang tak berdaya itu di sebuah rumah di Desa Cemplung, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Setelah sadar esok paginya, korban merasa sakit pada organ kemaluannya. ia kemudian pulang dan menceritakan kejadian pada orangtuanya. Ayah korban kaget, langsung melapor ke Mapolsek Jawilan.

Pada Jumat (10/8) malam, empat pelaku berhasil diamankan di kontrakan TK. Tiga pelaku menyetubuhi, sedangkan satu pelaku lainnya hanya meremas-remas payudara dan menciumi korban.

"Dari modal laporan tadi, tim reskrim bergerak mengejar dan berhasil menangkap empat pelaku," ia menjelaskan. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top