Kriminalitas Tasikmalaya

Unggah Karikatur Ma'ruf Amin Dorong Mobil Jokowi, Warganet Dipolisikan

publicanews - berita politik & hukumDicky Z Sastradikusumah dan karikatur Ma'ruf Amin yang dipersoalkan (Foto: kolase Publicanews dari media Soaial)
PUBLICANEWS, Tasikmalaya - Kader Nahdlatul Ulama (NU) Tasikmalaya Asep Rijal Asyari melaporkan pemilik akun Facebook Dicky Z Sastradikusumah ke polisi. Asep mengatakan karikatur yang diunggah Dicky telah menghina bakal cawapres Ma'ruf Amin.

"Ini adalah penghinaan terhadap kiai kami. Sangat tidak beretika," ujar Asep di Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (13/8). Ia menambahkan, pelaporan ini bukan karena terkait Pilpres, namun karikatur itu telah menghina kiai.

Dicky mengunggah karikatur Ketua Umum MUI sekaligus Rais Aam PBNU itu tengah mendorong mobil yang disopiri Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang duduk disamping.

Dalam karikatur itu berjudul Demi Meraup Suara Umat yang ia sebut didapat dari media sosial itu, Dicky juga mencantumkan dialog Jokowi dan Mega.

"Dorong Terus Pak..." kata Jokowi, kemudian ditimpali Mega: Keluarkan seluruh tenaga.

Pemilik salah satu hotel di Tasikmalaya, Jawa Barat, itu juga menulis dalam statusnya; “Di kampung saya suara umat terpecah. Bapak-bapak pilih Prabowo, eh ibu-ibu pilih Sandiaga Uno,” ujar Dicky, Minggu kemarin.

Karikartur itu kemudian mendapat respon beragam dari warganet. Dicky buru-buru menghapus, tetapi terlanjur viral di media sosial.

Dicky kemudian meminta maaf, ia mengatakan terbawa suasana sehingga mengunggah karikatur tersebut dan berjanji tidak akan mengulang kembali.

“Maaf soal mudah kang. Banyak kok punggawa yang minta maaf tp tetep diproses, hati hati kang,” komentar warganet Mhafidyudha Manggala Putra. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top