Polisi Tangkap Otak Penembakan Pengusaha Minyak di Penjaringan

publicanews - berita politik & hukumAlex alias Handoko, otak pelaku penembakan pengusaha solar di Penjaringan, Jakarta, saat diamankan polisi di Bandara Mathilda Batlayeri, Maluku. (Foto: istimewa).
PUBLICANEWS, Jakarta - Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Alex alias Handoko atas kasus penembakan Herdi (50). Polisi menduga Alex adalah dalang penembakan pengusaha solar di Penjaringan, Jakarta Utara, itu.

"Tersangka ditangkap di Ambon, kemarin (Sabtu)," ujar Kasubdit Jatanras AKBP Jerry R Siagian saat dikonfirmasi oleh wartawan, Minggu (12/8). 

Jerry mengatakan, motif penembakan tersebut adalah persaingan bisnis diantara keduanya. Persaingan tersebut sudah berlangsung tiga bulanan.

"Tersangka merasa dendam karena menurutnya, gara-gara korban dapurnya nggak ngebul," kata Jerry.

Dendam dan sakit hati itulah, Alex kemudian membayar orang untuk membunuh Hendri. Jerry mengatakan, ada empat orang menjadi eksekutor yang menjalankan perintah Alex. Semua sudah ditangkap.

Para eksekutor dijanjikan bayaran total Rp 400 juta. Namun Alex baru membayar Rp 50 juta melalui tersangka AS. "Tidak hanya itu, Alex juga menyediakan senjata api untuk mengeksekusi korban," Jerry menjelaskan.

Hedri ditembak oleh eksekutor dari jarak cukup dekat, pada 20 Juli 2018 di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Alex dibekuk di Bandara Mathilda Batlayeri di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi malu. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top