Tercatat 89 Orang Meninggal dalam Gempa NTB

publicanews - berita politik & hukumPenyelematan korban gempa di NTB pada enam hari lalu. (Foto: Reuters)
PUBLICANEWS, Jakarta - Korban meninggal dunia dalam gempa 7 SR di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi 89 orang. Semalam, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya menyebut 82 korban meninggal.

Namun, pagi ini, ditemukan lagi 7 korban di wilayah Lombok Utara. "Pagi ini sampai pukul 08.25 Wita, jumlah korban meninggal akibat gempa Lombok sudah mencapai 89 orang," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Agung Pramuja di Mataram, Senin (6/8).

Pusat gempa terjadi di Lombok Utara pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB. "Ratusan orang luka-luka dan ribuan rumah mengalami kerusakan," kata Sutopo dari BNPB.

Menurutnya, ribuan warga mengungsi ke tempat yang aman. Aparat gabungan terus melakukan evakuasi dan penanganan darurat akibat gempa bumi.
 
Daerah yang terparah adalah Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.

Berdasarkan laporan dari BPBD Provinsi NTB, dari 39 orang meninggal dunia, korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 65 orang, Lombok Barat 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Kota Mataram 4 orang, dan Lombok Timur 2 orang.

"Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh," Sutopo menambahkan.
 
Menurutnya, korban menjadi bertambah besar karena saat penanganan darurat dampak gempa 6,4 SR masih berlangsung, terutama di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur, tiba-tiba masyarakat diguncang gempa dengan kekuatan yang lebih besar.

"Masyarakat panik dan berhamburan di jalan-jalan dan bangunan dan rumah yang sudah rusak akibat gempa sebelumnya menjadi lebih rusak dan roboh," katanya

Kepanikan bertambah ketika ada peringatan dini tsunami menyebabkan masyarakat berusaha secapatnya meninggalkan pemukiman untuk mengungsi di beberapa lokasi yang diperkirakan aman.
 
Selain itu gempa susulan terus berlangsung. Hingga Minggu kemarin pukul 22.00 WIB terjadi 47 kali gempa susulan dengan intensitas gempa yang lebih kecil.

BMKG menyatakan bahwa gempa 7 SR adalah gempa utama (main shock) dari rangkaian gempa sebelumnya. Artinya kecil kemungkinan akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang lebih besar.
 
Tim SAR gabungan masih terus melakukan evakuasi dan penyisiran. Kondisi malam hari dan sebagian komunikasi yang mati menyebabkan kendala di lapangan.

"Diperkirakan korban terus bertambah. Jumlah kerusakan bangunan masih dilakukan pendataan," Sutopo menambahkan.
 
Kepala BNPB Willem Rampangilei bersama jajaran BNPB telah tiba di Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Tambahan bantuan logistik dan peralatan segera dikirimkan. Dua helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan. BNPB terus mendampingi Pemda, baik Pemda Provinsi dan Kabupaten/Kota terdampak. Penanganan darurat terus dilakukan.

BNPB bersama BPDB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian PU Pera, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian BUMN, SKPD, NGO, relawan dan lainnya terus melakukan penangan darurat.

TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan, khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi pada pagi ini.
 
"Fokus utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar," katanya.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, air bersih, permakanan, selimut, tikar, tenda, makanan siap saji, layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram akan diliburkan pada Senin ini karena dikhawatirkan bangunan sekolah membahayakan siswa. Akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas. (feh)

Berita Terkait

Komentar(2)

Login
  1. de'fara @shahiaFM06 Agustus 2018 | 15:52:47

    Kita semua ikut prihatin, dan mdh2an tdk terjadi gempa susulan, serta buat para korban meninggal semoga husnul khotimah, dan buat para korban yg selamat segera ditangani secara intensif.


    Aamiin YRA.



    PRAY FOR LOMBOK ...

  2. Cewek Kepo @ceweKepo06 Agustus 2018 | 09:50:35

    Semoga segera tertangani dan diselamatkan.

Back to Top