Boni Hargens Waspadai Kelompok Radikal Serang Pemilu 2019

publicanews - berita politik & hukumPengamat politik Boni Hargens usai diskusi politik di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (11/7). (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Pengamat politik Boni Hargens mengkhawatirkan menjelang Pemilu 2019, baik pileg maupun pilpres, dihantui isu-isu radikal.

"Maka saya bilang, bagaimana menghentikan perkembangbiakan kelompok radikal ini," kata Boni usai diskusi politik 'Masihkah Isu SARA Bermain di Pilpres 2019?' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Menurutnya, wacana para pelaku radikal dan penyebar ujaran kebencian sudah terorganisir, bahkan dijadikan sebagai politis.

Boni meminta pihak-pihak yang bertanggungjawab membajak kembali kelompok-kelompok yang dianggap radikal. Tujuannya sederhana, supaya kelompok-kelompok tersebut tidak berkembang dan menjamur.

"Refleksi dari 2018 kan, mereka makin kuat secara politik, mereka sudah bertindak secara politis," ia menuturkan.

Cara kerja radikalisme, kata Boni, kelompok tersebut bisa masuk ke dalam ruang politik, karena awalnya hanya berbicara soal agama.

"Setelah berhasil lewat dakwah, mereka langsung beralih berbicara soal kekuasaan," katanya.

Ia menegaskan hal tersebut sangat bahaya. Solusi jangka pendek, Boni menambahkan, melibatkan peran dari ormas-ormas nasionalis. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top