Kriminalitas Pekanbaru

Simpatisan ISIS di Riau Punya Riwayat Kriminal

publicanews - berita politik & hukumTersangka RH, residivis kambuhan yang diduga simpatisan ISIS Indonesia saat diinterogasi di Mapolresta Pekanbaru. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Pekanbaru - Kapolda Riau Irjen Nandang mengatakan, terduga teroris RH (21) yang tertangkap di rumahnya di Kota Pekanbaru, ternyata punya riwayat kriminal.

"Dia (RH) sudah melakukan perampokan dan pembunuhan sadis yang korbannya Ahmad Syahwan," ujar Nandang kepada wartawan di Pekanbaru, Riau, Selasa (3/7) pagi.

Dalam aksinya RH dibantu oleh pelaku utama YD alias AZ di rumah korban di Jalan Cipta Karya, Gang Sekato, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, 25 Juni 2018.

RH mengaku diajak YD yang saat ini masih buron. Dari pengakuannya diketahui korban adalah pimpinan dari tempat tersangka YD bekerja.

Polisi bergerak mengejar RH dan akhirnya ditangkap pada Minggu (1/7) malam di rumahnya, Jalan Cipta Karya, Gang Masjid Nurul Illahi, Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan, Pekanbaru.

Dua Terduga Jaringan Teroris ISIS Ditangkap di Riau

Pada saat itulah diketahui RH merupakan anggota jaringan ISIS Indonesia. "Ada empat bendera ISIS yang diamankan dan dua kapak di rumah RH," Nandang menjelaskan.

RH diamankan tim gabungan Polresta Pekanbaru dan Brimob dengan barang bukti senjata tajam lainnya dan beberapa VCD.

Seperti dilansir Antara, korban perampokan yang dilakukan HR dan YD ditemukan bersimbah darah di rumahnya. Kedua pelaku mengambil sepeda motor.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto menjelaskan, hasil penyelidikan membuktikan RH benar terlibat dalam jaringan radikal ISIS.

"Untuk sejauh mana dia terlibat dengan organisasi itu masih kita dalami," kata Sunarto. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top