Tiga Terduga Teroris Jaringan ISIS Ditangkap di Bandung

publicanews - berita politik & hukumRekaman CCTV penangkapan anggota teroris FJ di rumah makan Sangkan Hurip 2 di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/6). (Foto: dok. RM Sangkan Hurip)
PUBLICANEWS, Bandung - Tim Densus 88 Antiteror menangkap tiga terduga teroris berinisial MN (18) warga Makassar, RSD (33) warga Riau, dan FJ (27) warga Bekasi yang mengontrak di Cimahi, Selasa kemarin.

MN dan RSD ditangkap di Kampung Tipar Timur RT 03 RW 10 Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 06.20 WIB.

FJ dijemput anggota Densus 88 berpakaian preman saat makan siang di rumah makan Sangkan Hurip 2 di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kabag Pensat Mabes Polri Kombes Yusri Yunus mengatakan, ketiganya saling berkomunikasi menggunakan aplikasi Telegram.

"Mereka diduga berafiliasi dengan ISIS," ujar Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (20/6).

Manajer Rumah Makan Sangkan Hurip, Adiana Jujur Ruhyat (31), sempat menunjukkan proses penangkapan FJ yang hanya berlangsung 5 menit.

FJ mengenakan jaket merah dan kaus putih berkerah. Ia turun ke basement parkir untuk melaksanakan shalat zuhur di mushala restoran itu.

Di mushala, ia membuka jaketnya dan menyimpannya, lantas mengambil air wudu. Namun, lima petugas yang mengikuti FJ ke mushala langsung mendekati FJ. Ada percakapan di antara mereka. Petugas kemudian membawanya menggunakan kendaraan minibus hitam ke arah Selatan.

Keluarga FJ sempat mengetahui penangkapan itu. Terlihat beberapa keluarga FJ berlari mengejar kendaraan tersebut. Rekaman penangkapan FJ berlangsung dari pukul 13.00 hingga pukul 13.05 WIB.

Adiana mengatakan, penangkapan itu membuat suasana mencekam. Apalagi ketika itu restoran sedang ramai pengunjung.

Penangkapan ini menambah daftar panjang terduga teroris yang ditangkap sejak tragedi bom surabaya pada pertengan Mei lalu. Sejak itu, sudah 109 orang diamankan Densus 88 terkait dugaan terorisme. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top