'Kasino' Sawah Besar Terapkan Sistem Buka Tutup

publicanews - berita politik & hukumPengungkapan kasus judi besar di Sawah Besar, Jakarta Pusat. (Foto: Publicanews/Bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Lokasi perjudian besar di Jalan Dwi Warna, Gang Buntu, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, menerapkan sistem buka tutup guna mengelabui petugas.

Lokasinya di dalam gang, banyak sekali mata-matanya. Polisi kesulitan untuk mendapat permainan ini.

"Jadi kalau udah enggak ada polisi ya buka lagi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di kantornya, Rabu (14/3).

Informasi penggerebekan sempat bocor. Mata-mata mereka mengetahui kedatangan tim Jatanras sehingga aktivitas perrjudian sempat ditutup

"Kita pelajari siapa mata-matanya. Jadi setiap mata-mata kita cek hapenya dan ada berapa mata-mata di sana," ia menjelaskan.

Hasil pemeriksaan polisi, mata-mata yang diterjunkan penyelenggara judi ada sepuluh orang atau lebih. Mereka diposisikan di setiap sudut gang. Bagi mereka yang mampu memberi informasi kedatangan polisi, maka dijanjikan imbalan.

"Imbalannya ini antara Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu," ujar mantan Kabid Humas Polda Jatim itu.

Perjudian besar mirip di kasino di kawasan Sawah Besar itu berhasil digerebek tim Jatanras Polda Metro Jaya pada Senin (12/3) malam.

Adapun pelaku yang diamankan, Ahay Sembiring (56), perannya sebagai bandar yang tinggal di Apartemen Mediterania. Kemudian 87 orang sebagai pemainnya turut diciduk.

Barang bukti yang disita satu meja permainan Pai Qiu/ Qiu Qiu, tiga set kartu domino, dua set kartu remi, uang tunai Rp. 158.600.000, dan empat unit kalkulator. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top