Polisi Ringkus Komplotan Perakit 'Pen Gun' Mematikan

publicanews - berita politik & hukumPena ajaib berisi peluru mematikan. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Bandung - Jajaran Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar berhasil membongkar sindikat perakit senjata. Kawanan ini membuat senjata pena atau pen gun alias 'pena ajaib', termasuk senjata api lainnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana mengatakan, pena ajaib berukuran 10 hingga 15 sentimeter namun bisa melumpuhkan manusia dalam jarak dua meter

Kelompok ini merakit senjata dengan bentuk mirip pena. Selongsong hanya bisa diisi sebutir peluru dangan diameter 22 milimeter. Cara menembaknya menggunakan per di dalamnya.

"Jadi tinggal ditarik penegangan yang di luarnya, langsung nembak didorong oleh per di dalam," kata Umar dalam rilis yang dihadiri Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Selasa (13/3).

Senjata berbentuk pensil ini mulai dijual sejak dua tahun lalu secara online dengan kode 'pena ajaib' seharga Rp 7 juta.

Komplotan ini juga merakit senjata jenis revolver, glock, walter dengan harga bervariatif, mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 25 juta.

Barang ilegal ini dipasarkan di luar Jawa seperti Aceh, Gorontalo, Kutai Kertanegara, termasuk di Jawa Barat. Saat penangkapan diamankan 14 pucuk senjata api jenis revolver, FN, dan pen gun, 350 butir peluru berbagai kaliber, dua mesin bubut, dan pelat baja.

Dalam kasus ini diamankan empat orang tersangka, yaitu Yoga Gama (37), Ekosasih (60), Dian Daryansyah (37), Uzzu Narashima (37). Keempatnya akan dijerat Pasal 1 ayat 91 Undang-undang darurat Nomor 12/1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top