Polisi Belum Putuskan ada Pidana di Kasus Wakil Ketua DPR

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foo: Publicanews/bimo)
PUBLICANEWS, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik membutuhkan keterangan saksi dalam aduan dugaan penyebaran hoaks dengan terlapor Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

"Kita sedang lalukan penelitian. Kita akan meminta klarifikasi dari saksi-saksi dan akan memanggil ahli," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/3).

Dua wakil ketua DPR itu dilaporkan ke polisi karena diduga ikut menyebarkan ujaran kebencian. Mereka menyebarkan sebuah tautan berita di akun media sosial pribadinya yang diambil dari sebuah portal media.

Sebelumnya, ada pemeriksaan baik saksi maupun ahli yang akan dipanggil, polisi belum bisa memastikan laporan itu memiliki unsur pidana.

"Pemeriksaan dan gelar perkara akan kita lakukan, untuk mengetahui apakah (ada) kasus pidana dalam laporan itu," ia menuturkan. 

Kedua Wakil Ketua DPR itu dilaporkan oleh Muhammad Rizki dan Muhammad Zakir Rasyidin dari Cyber Indonesia, Senin kemarin.

Awalnya, berita itu muncul berjudul "Tersangka Muslim Cyber Army Diduga Ahokers". Beritanya di-capture dan diunggah ke Twitter masing-masing. (imo)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top