Kriminalitas Sumsel

Gereja di Ogan Ilir Dirusak Orang Tak Dikenal

publicanews - berita politik & hukumGereja Katolik Santo Zakaria dirusak orang tak dikenal, Kamis (8/3) dini hari. (Foto: istimewa)
PUBLICANEWS, Palembang - Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad membenarkan perusakan Gereja Katolik Santo Zakaria di Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Perusakan diduga dilakukan pada Kamis (8/3) dini hari.

Pelaku masuk ke gereja dengan cara merusak pintu, memecahkan kaca, merusak kursi-kursi, dan mengacak-acak ruangan dalam gereja. Pelaku kemudian mengumpulkan patahan kursi ditumpuk di dalam ruangan gereja lalu dibakar.

"Beruntung, api belum sempat membesar sudah dapat dipadamkan oleh warga," kata Gazali dalam keterangannya, Kamis siang.

Pelaku diketahui berjumlah enam orang, mereka datang ke gereja mengendarai tiga sepeda motor. Tidak ada barang yang hilang, kecuali mesin pompa air. "Piano di dalam tempat ibadah masih ada," Gazali menambahkan.

Pengrusakan tersebut sempat diketahui warga sekitar. Namun, warga tak berani mendekat karena takut membahayakan jiwa. Polisi mengamankan dua buah palu besar yang digunakan untuk merusak daun pintu, dua buah batu kali, satu daun jendela, dan satu kursi yang terbakar sebagai barang bukti.

Polisi menduga perusakan gereja murni berlatar kriminal. Gazali mengimbau masyarakat agar tidak terpancing rumor yang berkembang. "Ini murni kasus kriminal, bukan SARA," Gazali menegaskan. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top