Tolak Dideportasi, Penculik Bocah Argentina Coba Bunuh Diri

publicanews - berita politik & hukumJorge bersama bersama Candela Gutierrez dan Alum saat ditampung warga Toraja. (Foto: media sosial)
PUBLICANEWS, Makassar - Jorge Langone pembawa lari bocah Argentina Alum Langone nekat melakukan upaya bunuh diri di kantor Imigrasi Kelas I-A Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi nekat Jorge dilakukan dengan melukai tangan kirinya menggunakan pecahan botol. Botol minuman itu pemberian Alum, anaknya saat mereka dipisahkan, Kamis (8/2). Alum dijemput ibu kandungnya Elizabeth Avalos setelah dibawa kabur Jorge sejak Juni 2017.

Kepala Kantor Imigrasi Kota Makassar Andi Pallawarukka mengatakan, Jorge dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (13/2) subuh tadi.

"Teman wanitanya berteriak hingga petugas menuju ke tempat mereka. Didapati Jorge (Langone) sedang tidur, namun ada darah mengalir dari tangan kirinya," kata Andi Pallawarukka saat dihubungi Selasa petang.

Jorge akan dideportasi ke Argentina dalam dua hari ke depan. Upaya bunuh diri, kata Andi, diduga karena Jorge menolak dipulangkan.

Jorge dan Candela Gutierrez diputuskan dikenai sanksi deportasi dan cekal oleh Imigrasi Makassar. Kedutaan Besar Argentina telah mempersiapkan kepulangan warganya yang sempat menghebohkan pemberitaan di negaranya karena menculik Alum.

Ibunda Alum, Elizabeth Avalos, telah bercerai dengan Jorge. Wanita itu telah mencari ke banyak negara setelah mengetahui Jorge membawa kabur Alum kabur dari Argentina. Dalam pelariannya Jorge sempat ke Bolivia dan Brasil. Jorge dan teman wanitanya kemudian masuk Asia hingga terdampar di Toraja dalam kondisi tak beruang. (feh)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top