Polisi Menduga Tiga Korban Keluarga Tangerang Dibunuh

publicanews - berita politik & hukumKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memberi keterangan pers pembunuhan keluarga Tangerang, di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Publicanews/Putra)
PUBLICANEWS, Jakarta - Polisi menduga tiba korban di Tangerang meninggal di rumahnya karena dibunuh. Ketiganya adalah ibu Emma (40) dan dua anaknya, yakni Nova (19) dan Tiara (11).

"Ditemukan orang meninggal tiga orang dalam satu rumah, dalam satu kamar. Mayat itu adalah seorang ibu dan dua putranya yang berumur 19 dan 11 tahun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Gedung Promoter, Polda Metro Jaya, Selasa (13/2).

Selain ibu dan dua anak, di kamar lainnya ditemukan seorang pria dengan luka tusukan di perut dan leher. Pria tersebut adalah Muktar Efendi, suami Emma.

"Laki-laki itu masih hidup dan sekarang sudah dibawa ke rumah sakit (Bhayangkara) Kramatjati," Argo menambahkan.

Saksi Kunci Pembunuhan Keluarga di Tangerang Minta Maaf

Polisi sudah memeriksa lima tetangga korban sebagai saksi. Para saksi menyatakan, mereka mendengar suara ribut-ribut pada Senin (12/2) dini hari. Lalu sepi. Esoknya, warga yang curiga bersama Ketua RT mengecek rumah keluarga Emma dan menemukan keempat korban tergeletak dengan bersimbah darah.

Argo mengatakan, polisi belum menemukan motif atas pembunuhan tersebut. Polisi akan meminta keterangan suami korban yang tengah dirawat intensif di RS Bhayangkara.

"Nanti kita periksa saat keadaannya membaik dan saat ini sedang diproses olah TKP oleh Polres Tanggerang Kota yang di-backup oleh Polda Metro Jaya," ujar Argo.

Saat ini polisi fokus pada penyelamatan korban yang masih hidup. Keluarga Muktar Efendi tinggal di Perumnahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 Nomor 5, RW 12, Jati Using, Tangerang, Banten. Muktar adalah suami keempat korban Emma. (m-03)

Berita Terkait

Komentar(0)

Login
    Tidak ada komentar pada artikel ini

Back to Top